Simak Bagaimana Pengacara Bekerja

Simak Bagaimana Pengacara Bekerja

Pengacara, atau sering juga disebut advokat, penasihat hukum, adalah orang yang memberi nasihat atau pembelaan (penasihat) dan “perwakilan” pertahanan pihak ketiga terkait (klien) untuk penyelesaian suatu kasus. Pengacara biasanya memiliki kantor pengacara sebagai tempat konsultasi. Dalam kamus Indonesia, seorang pengacara ditakrifkan sebagai peguam, seseorang yang diberi kuasa oleh undang-undang oleh orang lain (pelanggan) untuk melakukan semua yang diberi kuasa oleh pihak berkuasa dan juga boleh mewakili pelanggan dalam litigasi di mahkamah dan mahkamah luaran.

Status dan Etika Pengacara

Pengacara dan pengacara dengan kekuatan hukum, bebas dan mandiri, dijamin oleh hukum dan peraturan, wilayah kerja yang mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia. Dengan kata lain, seorang pengacara dapat berpraktik di mana saja di seluruh Indonesia dan menuntut di pengadilan yang berlokasi di wilayahnya.

Dalam praktik profesinya, pengacara membela kasus dengan mematuhi kode etik serta hukum dan peraturan. Pengacara harus mematuhi kode etik profesi pengacara dan ketentuan Dewan Kehormatan organisasi pengacara. Hubungan yang paling mendasar dalam hubungan pengacara-klien adalah rasa saling percaya. Dalam hal ini, klien percaya bahwa pengacara memperlakukan dan melindungi kepentingannya (klien) dengan keahlian profesional penuh, memberikan nasihat yang benar dan tidak melakukan apa pun yang dapat membahayakan dirinya.

Syarat Menjadi Pengacara

Apakah syarat untuk menjadi peguam atau peguam? Undang-undang menyatakan bahawa untuk dilantik sebagai seorang peguam di Indonesia, rakyat harus: tinggal di Indonesia; tidak mempunyai pejabat atau pejabat rasmi negeri; sekurang-kurangnya 25 (dua puluh lima) tahun; memegang ijazah sarjana muda dalam pendidikan tinggi dan lulus ujian yang dijalankan oleh organisasi peguam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *